Banjir Bekasi dan Karawang, Legislator PKS Bergerak Bersama Relawan PKS Bantu Masyarakat Terdampak
JAKARTA — Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Jalal Abdul Nasir, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Bantuan tersebut diserahkan melalui jaringan relawan PKS di lapangan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak bencana banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi.
“Aksi ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral kami sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Jalal Abdul Nasir, anggota Komisi XII DPR RI.
Bantuan tersebut diserahkan kepada relawan PKS di Karawang untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak banjir di sejumlah titik yang masih mengalami genangan.
“Kami berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang terdampak langsung dan harus beradaptasi dalam kondisi darurat,” tutur legislator PKS tersebut.
Dukungan juga mengalir dari berbagai unsur relawan dan kader PKS di Karawang yang bersinergi menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.
“Kolaborasi antara relawan, tokoh masyarakat, dan unsur partai menjadi kekuatan penting dalam merespons situasi bencana secara cepat dan tertata,” kata Jalal.
Di Kabupaten Bekasi, bantuan kemanusiaan disalurkan melalui Satgas DPD PKS serta sejumlah DPC PKS di wilayah terdampak, seperti Cibitung, Tambun Selatan, Tambun Utara, Tarumajaya, Babelan, Karangbahagia, Kedungwaringin, Cikarang Utara, dan Cabangbungin.
“Penyaluran bantuan difokuskan pada kebutuhan mendesak warga, termasuk logistik, kebutuhan harian, serta dukungan operasional bagi relawan di lapangan,” ujarnya.
Sejumlah media nasional melaporkan bahwa banjir yang melanda Bekasi dan Karawang pada Januari 2026 dipicu curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan ribuan warga terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu di berbagai kecamatan.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari,” ucap tokoh Kabupaten Bekasi.
Ia menambahkan, masyarakat diminta tetap tabah dan saling menguatkan karena setiap musibah pasti memiliki jalan keluar ketika dihadapi dengan kebersamaan, gotong royong, dan optimisme untuk bangkit kembali.
