Kunjungi DPD Banyuwangi, Ketua PKS Jatim: Politik Tak Hanya Soal Menang-Kalah, Tapi Soal Konsisten Melayani
Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, mengunjungi kantor DPD PKS Kabupaten Banyuwangi dalam rangka silaturahmi dan konsolidasi struktur, Senin (26/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bagus menegaskan bahwa politik tidak semata-mata tentang menang atau kalah dalam kontestasi elektoral, tetapi tentang konsistensi dalam melayani masyarakat.
Menurut Bagus, dinamika politik yang dihadapi PKS Banyuwangi pada Pemilu 2024 harus disikapi secara dewasa dan proporsional. Meski pada periode 2024–2029 PKS Banyuwangi belum berhasil meraih kursi di DPRD, hal itu tidak boleh melemahkan semangat kader untuk terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
“Menang atau kalah itu bagian dari proses demokrasi. Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap konsisten melayani, menjaga integritas, dan terus memberikan manfaat bagi rakyat,” ujar Bagus.
Ia mengingatkan bahwa pada periode sebelumnya PKS Banyuwangi pernah memiliki dua wakil di DPRD. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa PKS memiliki basis dan potensi yang bisa kembali dibangun melalui evaluasi yang jujur serta kerja kolektif yang lebih kuat.
Dalam arahannya, Bagus menekankan pentingnya memperkuat tiga pilar utama perjuangan PKS, yakni kader yang militan, struktur yang solid, serta kerja kolektif berbasis amal jama’i. Ketiga hal ini, menurutnya, harus berjalan beriringan agar gerak partai semakin terasa oleh masyarakat.

“Kita harus terus merawat struktur, menguatkan kader, dan membangun kerja bersama. Ketika semua bergerak dalam satu barisan, kepercayaan publik akan tumbuh dengan sendirinya,” tegasnya.
Kunjungan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi dan evaluasi bersama jajaran DPD PKS Banyuwangi. Berbagai masukan dan pengalaman lapangan dibahas untuk menyusun langkah strategis ke depan, termasuk upaya memperluas basis dukungan dan memperkuat kehadiran PKS di akar rumput.
Bagus menutup kunjungannya dengan menyampaikan optimisme terhadap masa depan PKS Banyuwangi. Ia meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan dan konsistensi dalam melayani, PKS Banyuwangi mampu bangkit dan kembali mendapat kepercayaan masyarakat.
“Pelayanan yang ikhlas dan berkelanjutan adalah modal utama. Dari situlah kemenangan yang sesungguhnya akan lahir,” pungkasnya.{}
