Kabar Jatim

Rakerda PKS Bangkalan Tekankan Penguatan Kualitas Kader untuk Mengokohkan Aksi Kemanusiaan

BANGKALAN— Peningkatan kualitas kader menjadi penekanan utama dalam Pendidikan Politik dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKS Bangkalan 2025 yang digelar pada Ahad, 14 Desember 2025. Forum strategis ini menegaskan bahwa kader yang kuat secara spiritual, intelektual, dan sosial adalah kunci utama agar PKS mampu hadir lebih efektif dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pelayanan masyarakat.

Rakerda yang mengusung tema “Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan” diikuti oleh jajaran pimpinan, struktur, dan kader PKS Bangkalan dari berbagai bidang. Hadir memberikan penguatan, anggota DPW PKS Jawa Timur, Dr. Achmad Junaidi, Lc, MA, yang menekankan bahwa soliditas organisasi hanya bisa terwujud jika ditopang oleh sumber daya manusia yang terus bertumbuh dan berdaya saing.

Dalam arahannya, Achmad Junaidi menegaskan bahwa kekuatan PKS tidak semata-mata terletak pada struktur, tetapi pada kualitas kader yang mampu menjawab tantangan zaman, termasuk saat masyarakat menghadapi krisis dan bencana.

“Allah mencintai orang-orang yang berjuang dalam barisan yang rapi dan kokoh. Barisan itu hanya akan kuat jika SDM-nya terus di-upgrade dan struktur benar-benar berfungsi melayani,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah harus menjadi pengingat sekaligus panggilan bagi kader PKS untuk menguatkan kepedulian sosial. Menurutnya, kader yang berkualitas adalah mereka yang tetap istiqamah dan peka, baik dalam kondisi sulit maupun saat berada dalam kenyamanan.

Komitmen tersebut tercermin dalam rangkaian Rakerda melalui penyerahan donasi kemanusiaan sebesar Rp8 juta untuk korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Donasi ini dihimpun dari kader dan struktur PKS Bangkalan sebagai wujud nyata solidaritas dan empati kepada masyarakat yang terdampak.

Achmad Junaidi juga menekankan pentingnya pendekatan pelayanan dalam pembinaan kader. Ia menyebut bahwa proses kaderisasi harus melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan merangkul sesama.

“Struktur PKS harus menjadi struktur yang melayani. Kader yang melemah bukan untuk ditinggalkan, tetapi didatangi, dirangkul, dan dikuatkan dengan pendekatan hati ke hati,” tegasnya.

Ketua DPD PKS Bangkalan, Dindin Subagya, menyampaikan bahwa Rakerda 2025 menjadi pijakan penting dalam menyusun program kerja dan anggaran yang lebih terarah, tajam, serta berdampak langsung bagi masyarakat. Seluruh bidang diminta memastikan setiap program berjalan efektif dan dievaluasi secara berkala agar tujuan pelayanan dan kemanusiaan dapat tercapai.

Melalui Rakerda ini, PKS Bangkalan meneguhkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kader sebagai fondasi utama penguatan aksi kemanusiaan, pelayanan publik, dan kehadiran nyata partai di tengah masyarakat.{}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *